Sabtu, 21 November 2009

~ Misteri Shalat Subuh ~

IRONI SHOLAT SUBUH
  1. Ada seorang kawan yang menyetel alarm untuk bangun tengah demi pertandingan Liga Champion, tetapi tidak pernah dilakukan untuk bangun sholat Subuh.
  2. Gilanya lagi, banyak orang yang menyetel alarm jam 6 pagi. Kenapa tidak jam 4 pagi?
  3. Ketika harus naik pesawat jam 6 pagi, apakah kita akan berusaha tiba di bandara 1 jam sebelumnya?
  4. Atau kita hanya pasrah karena tidak mungkin tiba 1 jam sebelumnya?
Coba renungkan!!!!
  1. Kalau ada orang kaya yang berjanji memberikan uang Rp100 juta jika datang ke rumahnya tepat jam 5 pagi.
  2. Apakah kita akan mendatanginya?
  3. Atau apakah kita menolak hanya karena tidak bisa mengatur waktu bangun tidur?
  4. Sesungguhnya permasalahannya kembali pada kemauan: KITA MAU ATAU TIDAK!!!
  5. Yang lebih lucu lagi, setiap kita ke masjid ataupun mushola untuk sholat subuh, sepertinya kita salah masuk tempat. Sejauh mata memandang kita akan berfikir ini musholah atau panti jompo ?
  6. Kemana para pemuda kita ? kenapa shaf yang dipenuhi hanyalah kumpulan para orang tua saja ??
  7. Pernahkah kalian memiliki impian suatu hari nanti, shaf sholat subuh haruslah penuh ketika kita sholat jumat ?

SHOLAT SUBUH SEBAGAI UJIAN

* Sholat Subuh itu sangat berat.Buktinya, jumlah shaf jamaah sholat Subuh biasanya jauh lebih sedikit dibandingkan shalat lainnya. Ini membuktikan bahwa sholat Subuh adalah ujian. Selain itu, sholat Subuh memiliki kriteria layaknya ujian, antara lain: pasti sulit tetapi tidak mustahil untuk dilakukan.

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

KEISTIMEWAAN SHOLAT SUBUH

Pahala sholat malam satu malam penuh
“Barangsiapa yang sholat Isya’ berjamaah maka seakan-akan dia telah sholat setengah malam. Dan barangsiapa sholat Subuh berjamaah maka seakan-akan dia telah melaksanakan sholat malam satu malam penuh.”
(HR Muslim)

Sholat Subuh merupakan sumber dari segala sumber cahaya di hari Kiamat saat semua sumber cahaya di dunia akan padam.

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.”
(HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Berjalan dalam kegelapan : Sholat Isya’ dan Subuh

Dijanjikan Surga
“Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga.”
(HR Bukhari).

Yang dimaksud dua waktu dingin itu adalah ashar dan subuh.

Melihat Allah; Ada yang lebih diinginkan manusia selain surga, yakni melihat Allah di surga. Bagaimana caranya?

“Kami sedang duduk bersama Rasulullah, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ‘Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari (Subuh) dan sholat sebelum terbenam matahari (Ashar). Maka lakukanlah.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Terdapat sholat sunnah yang lebih mulia dari dunia seisinya

“Dua rakaat fajar (shalat sunnah sebelum subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya”
(HR. Muslim).


Waktu yang disaksikan; Waktu Subuh adalah waktu yang disaksikan hamba Allah yang mulia, yaitu para malaikat.

”Sholat berjamaah lebih utama dari sholat salah seorang kamu yang sendirian, berbanding dua puluh lima lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu sholat Subuh.”
(HR Bukhari).

Berada di bawah Lindungan Allah

“Barangsiapa yang menunaikan sholat Subuh maka ia berada dalam jaminan (perlindungan) Allah.”
(HR Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Berkah; Rasulullah SAW menarik perhatian pada sahabat dan perhatian kita dengan pernyataannya bahwa keberkahan itu ada di waktu pagi.

“Ya Allah berkatilah umatku di waktu pagi.”
(HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Majah).

KENAPA HARUS DIMASJID?

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang banyak berjalan dalam kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sangat terang pada hari kiamat.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

* Banyak berjalan artinya terbiasa atau membiasakan diri.
* Dalam kegelapan artinya sholat Isya’ dan sholat Subuh.
* Menuju Masjid artinya berjamaah di masjid bukan di rumah (khusus laki-laki).

TIPS SHOLAT SUBUH
* Ikhlas
* Tekad yang kuat
* Berdoa kepada Allah agar dibangunkan saat fajar
* Berteman dengan orang shalih yang mau membangunkan * Mengatur pola tidur
* Tidak tidur dalam keadaan kekenyangan
* Bel pengingat: alarm, bel pintu dari tetangga, dan telepon dari sahabat
* Berdakwahlah mengajak orang lain untuk sholat Subuh berjamaah, agar diri terpacu untuk melakukan hal yang sama


AYO KITA GALAKKAN SHOLAT SUBUH DI MASJID
Kalau bukan kita siapa lagi?

Kalau bukan sekarang kapan lagi

Karya Dr. Raghib As-Sirjani

~ Penjelasan Sedekah, Infaq dan Zakat ~


Infaq artinya adalah Membelanjakan. Jadi Sedekah dan zakat adalah termasuk Infaq atau cara membelanjakan/menggunakan uang.
Sedekah adalah pemberian kepada semua orang berdasarkan suka rela, tidak wajib. Sehingga sedekah adalah hukumnya Sunah. Sedekah ini sebaiknya diberikan secara RAHASIA atau sembunyi-sembunyi dan jangan diperlihatkan kepada siapapun. Misalnya tangan kanan memberi sedekah, jangan sampai tangan kiri melihatnya. Tetapi apakah tidak boleh sedekah diberikan sepengetahuan orang lain ?? boleh-boleh saja, tetapi dengan maksud memberi Contoh, bukan bermaksud PAMER atau biar di puji Orang. Tetapi kalau sedekah dimaksudkan untuk mendapatkan imbalan, misalnya pujian, atau imbalan diberi proyek, maka sedekah seperti ini menjadi dilarang.

ZAKAT artinya mensucikan. Berbeda dengan sedekah dimana obyek penerima bisa bebas, misalnya Sedekah untuk pembangunan WC UMUM. Tetapi kalai ZAKAT penerimnya haruslah ORANG/MANUSIA.

Siapa yang berhak menerima Zakat, adalah orang Fakir/miskin, gelandangan, perantau yang kehabisan uang, orang yang terlilit utang. Adapun pemberian Zakat harus diprioritaskan kepada Orang TERDEKAT, baik hubungan darah maupun jalinan kerja.

Jadi yang diberi zakat haruslah diutamakan adalah Tetangga, saudara, anak buah, karyawan, rekan kerja, dll.

Dan pada saat pemberian ZAKAT ini, haruslah disebutkan dan kalau bisa 'ditampakkan" kepada khalayak, bahwa Saya BENING memberikan Zakat sebesar X kepada a, b,c,d.

Kenapa kalau Sedekah disunahkan secara RAHASIA, sedangkan ZAKAT justru DITAMPAKKAN ?

Karena islam menginginkan, bahwa seseorang itu bukan hanya BAIK dimata TUHAN, tetapi agar sesorang juga dikatakan BAIK dimata masyarakat dan kerabat. Untuk meraih baik dimata TUHAN, dengan memperbanyak Sedekah. Sedangkan untuk BAIK di mata Masyarakat, harus memperbanyak ZAKAT.

dengan membayar ZAKAT, bahwa masyarakat bisa menilai, bahwa si PEMBAYAR ZAKAT adalah orang kaya yang tidak egois, orang kaya yang peduli dengan masyarakat dan telah memberikan kewajibannya sebagai orang kaya, sehingga kecemburuan sosial bisa dihilangkan.

Dengan adanya TUNTUNAN ISLAM agar membayar zakat dan sedekah, berarti memberi petunjuk, bagaimana orang kaya harus hidup di masyarakat.

~ Manfaat Sedekah ~

KEMATIAN BISA DIUNDUR


Kematian memang di tangan Allah. Maka ada satu hal yang bisa membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan peduli.

SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”

“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim. “Itu sahabat sekaligus muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu?”
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim. Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak untuk rriemberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.

Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.

Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.”

Saudara-saudaraku, pembaca “Kajian WisataHati” dimanapun Anda berada, kematian memang di tangan Allah. justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad shalla `alaih bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah…sedekah.

Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang Allah akan memanjangkan umur Anda.

Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.

Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian datang.

Sampai ketemu di pembahasan berikutnya. Insya Allah, kita masih membahas “sedikit tentang menunda umur, tapi kaitannya dengan kesulitan-kesulitan hidup yang kita hadapi “.

“Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan” (An-Nisaa: 78)

dikutip dari ceramah : (Yusuf Mansur)

~ Segala Sesuatu Indah Pada Waktunya ~

Aku meminta pada ALLAH setangkai bunga segar, namun Ia memberi aku kaktus berduri. Aku meminta pada ALLAH binatang mungil nan cantik, namun Ia memberi aku ulat berbulu. Aku sedih dan kecewa, mengapa pemberian ALLAH tidak sesuai dengan permintaanku. Mungkin ALLAH mempunyai umat yang terlalu banyak untuk diurus.

Namun beberapa waktu kemudian kaktus itu berbunga sangat indah dan ulatpun tumbuh dan berubah menjadi sekor kupu-kupu yang sangat cantik.

ALLAH selalu melakukan segala perkara dengan benar. Cara ALLAH adalah cara yang terbaik, walaupun kelihatannya salah. Jika anda meminta sesuatu namun menerima yang lain dari ALLAH, percayalah. Pasti ALLAH memberikan apa yang kita minta pada waktunya. ALLAH tidak selalu memberi apa yang kita minta tapi Ia memberi apa yang kita perlukan. Seperti itulah jalan ALLAH, Ia merajut hal yang terbaik untuk kita, segala sesuatu indah pada waktunya.

Bisa jadi.. Duri hari ini adalah bunga hari esok…

oleh: Rusdy Gunawan